YUK PILIH BUKU BERGIZI UNTUK ANAK KITA | DT AQIQAH Bandung

AYAH DAN BUNDA, YUK PILIH BUKU BERGIZI UNTUK ANAK KITA

 

Buku bergizi berbeda dengan buku yang menarik. Sekadar menarik saja tidak cukup sebagai alasan untuk memilih buat anak kita. Tetapi, buku bergizi yang tidak menarik, sulit membuat anak bergairah membacanya. Kecuali kalau orangtua menunjukkan antusiasmenya yang besar atau anak memang sudah gila membaca. Pada sebagian buku yang benar-benar bergizi, baik tulisan maupun ilustrasi benar-benar merangsang pikiran, perasaan, dan imajinasi anak.

Sama seperti bayi yang perlu dilindungi dengan memberi makanan terbaik berupa ASI, anak-anak kita yang masih lucu-lucunya itu juga perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan hanya memberi bacaan-bacaan bergizi. Melalui bacaan-bacaan bergizi tersebut, mereka akan memiliki kekuatan yang kukuh, imunitas yang tangguh dan rangsangan berpikir maupun mental yang kaya.
Bicara soal buku bergizi, apa saja sih yang menentukan gizi sebuah buku wa bil khushûsh buku anak-anak? Beberapa catatan berikut, mudah-mudahan bermanfaat.

1. Kita perhatikan kesesuaian buku dengan anak. Sue Bredekamp sangat menekankan aspek kesesuaian ini untuk memperoleh keberhasilan yang maksimal. Anak benar-benar menyerap manfaat yang besar tanpa harus merasa terbebani. Kesesuaian (appropriateness) itu mencakup kesesuaian usia dan kesesuaian individual.

2. Daya rangsang buku untuk memantik gagasan-gagasan segar pada anak, baik yang secara langsung ditulis ataupun tidak. Sering saya jumpai buku-buku anak yang pesan permukaannya (surface message) bagus, tetapi di dalamnya (inner message) buruk. Sekilas isinya bergizi, tetapi tanpa disadari kadang penulisnya pun tak sadar memantik gagasan buruk pada anak (inspiring bad).

Usahakan memberi anak buku-buku yang semenjak awal hingga akhir cerita menampilkan gagasan-gagasan positif, sehingga anak betul-betul terbawa suasana, terpengaruh oleh gagasan-gagasannya, menimbulkan hasrat untuk bertindak dan memengaruhi mentalnya. Buku-buku yang membawa gagasan positif (inspiring good) semenjak awal akan sangat membekas dan memengaruhi kepribadian anak sampai dewasa nanti. Alba dan Belut merupakan contoh buku yang sangat baik. Buku lain yang kaya gizi dan secara kreatif merangsang berbagai aspek kecerdasan anak, termasuk kecerdasan logis-matematik adalah Daddy, will you miss me? karya Wendy McCormick & Jennifer Eachus.

Tetapi ….
Hindari cerita yang menampilkan gagasan positif hanya di akhir cerita saja. Buku-buku seperti ini seperti kebanyakan sinetron kita justru merangsang gagasan negatif, pikiran buruk, dan mental yang tidak baik pada anak. Dan saya banyak menjumpai buku yang menceritakan tentang anak yang sangat nakal dengan berbagai kenakalannya.

Sepanjang cerita, isinya berupa berbagai kenakalan Sang Tokoh. Di akhir cerita ada kejadian yang membuatnya tersadar, kemudian berhenti berbuat nakal, dan cerita pun berakhir. Cerita semacam ini meskipun kelihatan baik, tetapi sesungguhnya memberi rangsangan berpikir maupun mental yang negatif. Ujung cerita memang “bagus”, tetapi proses berpikir sepanjang cerita bersifat negatif. Ibarat tobat, buku-buku ini membumbui dengan peristiwa tobat, tetapi bukan taubatan-nashûhâ. Jenis buku semacam ini justru bisa lebih berbahaya.

Ketiga, kekuatan gagasan dan alur cerita. Ilustrasi yang bagus akan sangat menunjang kuatnya alur yang diciptakan penulisnya. Gagasan yang kuat dan memiliki pijakan yang mampu membangun visi anak, akan lebih bertenaga apabila disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan hidup. Kekuatan bahasa inilah pertimbangan keempat dalam menakar gizi buku anak.

Ayah dan Bunda, dalam menghadirkan buku bergizi untuk anak tentunya harus didampingi oleh kita sebagai orangtuanya supaya maksimal penyampaiannya dan kedekatan anak dan orangtua bertambah baik. Mari kita luangkan waktu untuk membacakan buku bergizi untuk anak-anak kita.

SUMBER : BUKU POSITIVE PARENTING Oleh Mohammad Fauzil Adhim

Informasi layanan aqiqah hubungi kami :
0813-1300-5300
081-313-488-488

WA ADmin : bit.ly/InfoPaket-DT-AQIQAH

Instagram DT AQIQAH

Facebook DT AQIQAH

Youtube DT AQIQAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *