SEMANGATI ANAK DAN SENANTIASA MEMOTIVASINYA | DT AQIQAH Bandung

SEMANGATI ANAK DAN SENANTIASA MEMOTIVASINYA


Pada fase pertama anak –secara khusus- suka dengan ungkapan pujian dan sanjungan. Ini memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam jiwa anak. Dapat menjadi pendorong untuk menguasai banyak hal. Demikianlah teladan Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam- dalam mendidik para sahabatnya memaknai agama ini.

Keberhasilan seorang anak dalam banyak hal bukan hanya ditentukan oleh kemampuan akademik dan intelektualitas anak, tetapi bagaimana cara memotivasi mereka. Orang tua harus terlibat secara emosional jika anak ingin sukses sesuai dengan apa yang diinginkan orang tua.

Motivasi adalah kekuatan besar untuk seseorang meraih sesuatu. Bagi anak, motivasi terbesar bagi mereka adalah orang tua. Mencapai sesuatu untuk mendapatkan hadiah memang pasti bisa bikin anak semangat, tapi biasanya semangat langsung menguap begitu saja saat hadiah ditiadakan. Dengan menumbuhkan kesenangan dan passion anak dalam hal yang dilakukannya, anak-anak dijamin tidak akan gampang bosan dan menyerah. Untuk melakukannya, orangtua perlu mendorong anak untuk mencoba atau menguasai cara kreatif dalam melakukan sesuatu.

Semangat dan prestasi memang harus didukung dengan apresiasi yang memadai. Bukan hanya anak-anak yang butuh apresiasi, orang dewasa pun senang jika proses belajar diapresiasi. Nah, orangtua bisa memberikan apresiasi positif terhadap keberhasilan belajar atau prestasi yang didapatkan anak.

Berilah apresiasi yang mendidik. Jika membelikan dalam bentuk barang, pilih jenis barang yang bermanfaat dan memiliki nilai edukatif, jika dalam bentuk aktivitas tetap harus mengedepankan kebutuhan edukasi anak.

Kisah Yang Menunjukkan Pentingnya Motivasi Dan Dorongan Untuk Maju

1. Rasulullah mendatangi para sahabatnya dan memotivasi mereka agar siap menghadapi peperangan. Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam- berkata:
“Demi yang jiwaku di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari kalian berperang pada hari ini, sedang dia berperang dengan sabar, mengharap pahala, menyongsong dan tidak melarikan diri, melainkan Allah masukan dia ke surga.”
Umair Ibn al-Hammam, saudara Bani Salamah berkata,
“Ketika itu di tangannya ada beberapa butir kurma yang sedang ia makan. Dia berujar:
“Bakhin, bakhin. Tidak ada batas antara aku dan surga selain hingga mereka dapat membunuhku.” Dia pun membuang sisa kurma yang ada di tangannya dan
mengambil pedangnya lalu memerangi musuh hingga terbunuh -rahimahullah-. (Al-Bidayah wa an-Nihayah III/276)

2. Al-Khansâ berkata kepada 4 putranya sebelum peristiwa perang Qodisiah :
“Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia. Sungguh kalian adalah saudara kandung sebapak dan seibu. Silsilah keturunan kalian tidak terkontaminasi oleh zina dan tidak tercampur. Ketahuilah bahwa negeri akhirat lebih baik dari negeri yang fana. Bersabar, berhati-hati dan bertakwalah, semoga kalian beruntung. Jika kalian lihat peperangan telah menyingsing, api perang telah berkecamuk, masuklah ke dalam hawa panasnya dan bersabarlah menghadapinya, beruntunglah dengan hasilnya serta kemuliaan di negeri yang kekal abadi.” (Pertempuran yang terjadi antara kaum muslimin dan Furs (Iran saat ini) tahun 15H/635M, yang dimenangkan oleh kaum muslimin. Dipimpin oleh Saad Ibn Abi Waqos)

Ketika perang telah memamerkan taringnya, mereka pun langsung menceburkan diri ke dalamnya. Seperti dugaan sang ibu, gugurlah putra-putranya satu demi satu. Ketika sampai berita kematian seluruh putranya, sang ibu tidak berkata lebih dari:
“Segala puji bagi Allah, yang telah memuliakanku dengan syahidnya putra-putraku. Aku berharap kepada Allah, menyatukanku bersama mereka di negeri yang kekal dengan kasih sayang-Nya.” (Shalahul Ummah, Sayid Afâni 7/174)

Sumber : Buku 30 Langkah Mendidik Anak Agar Mengamalkan Ajaran Agama, Oleh Salim Sholih Ahmad Ibn Madhi

Informasi layanan aqiqah hubungi kami :
0813-1300-5300
081-313-488-488

WA ADmin : bit.ly/InfoPaket-DT-AQIQAH

Instagram DT AQIQAH

Facebook DT AQIQAH

Youtube DT AQIQAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *