MENJADI AYAH YANG BERKUALITAS | DT AQIQAH

Seorang ustadz yang ahli di bidang siroh nabawiyyah pernah menyampaikan bahwa penyebutan kisah para orangtua dalam Al Qur’an banyak membahas sosok ayah. Ada banyak figur ayah yang dikisahkan dalam Qur’an, baik dari kalangan Nabi maupun kalangan bukan Nabi. Ada Nabi Ya’qub, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim ‘alaihimassalam dari kalangan para nabi. Lalu ada Lukman dan Imron dari kalangan bukan nabi.

Dalam Islam, sebagaimana ibu, ayah pun memiliki tanggung jawab yang tak kalah penting dalam sebuah keluarga. Keduanya, yaitu peran ayah dan ibu, bersinergi demi terciptanya mutiara-mutiara umat yang kelak meninggikan kalimat tauhid.

Islam memberi batasan yang sangat jelas terhadap laki-laki dan perempuan, akan tugas dan tanggung jawab mereka masing-masing di muka bumi. Tanggung jawab di dalam keluarga, juga kehidupan bernegara dan berbangsa dalam koridor mereka sebagai hamba Allah.

Peran ayah sebagai pemimpin, mengarahkan orang-orang yang berada dalam kepemimpinannya agar senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah. Maka diperlukan sosok ayah yang berilmu dilandasi keimanan yang mantap.

Mempersiapkan anak-anak agar menjadi bagian dari kebangkitan peradaban. Bukan sekadar generasi yang mengisi hari-hari tanpa ilmu atau larut dalam aktivitas sia-sia, bahkan membebani negara. Akan tetapi bersungguh-sungguh menjadikan anak-anak bangsa sebagai manusia yang berkualitas dengan visi akhirat.

Allah SWT berfirman :

وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا۟ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَٰفًا خَافُوا۟ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar.” (QS An Nisa: 9).

Bahkan dalam hal penyusuan pun, peran ayah juga disebutkan secara signifikan dalam Al Qur’an.

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنتُم مِّن وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَآرُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا۟ عَلَيْهِنَّ ۚ وَإِن كُنَّ أُو۟لَٰتِ حَمْلٍ فَأَنفِقُوا۟ عَلَيْهِنَّ حَتَّىٰ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ ۚ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَـَٔاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۖ وَأْتَمِرُوا۟ بَيْنَكُم بِمَعْرُوفٍ ۖ وَإِن تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُۥٓ أُخْرَىٰ

“Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya.”

(Q.S At Thalaq ayat 6)

Jadi sebenarnya dalam hal penyusuan atau dunia perASIan, para ayah harusnya mengilmui dirinya dengan pemahaman yang baik tentang hal ini. Bagaimana ASI diproduksi, apa yang bisa menghambat ASI, kendala dan masalah apa saja yang bisa muncul menimpa para ibu menyusui, apa yang dibutuhkan para ibu dan bayinya, bagaimana asupan makanan yang bernutrisi bagi ibu menyusui, permasalahan seputar ibu menyusui dan pelaksanaan ibadah seperti sholat dan puasa itu bagaimana, dan seterusnya.

Itu bukan urusan para ibu sebenarnya. Para ibu jika ditugaskan suaminya untuk menyusui hingga 2 tahun, maka cukup duduk manis dan tuntaskan tugasnya. Kebutuhan-kebutuhan di luar itu harusnya dalam pengaturan para ayah.

Wah, ternyata peran ayah mendapat porsi besar dalam Islam.

Yuk, jadilah sosok ayah yang suportif. Semoga para ayah dikuatkan untuk mengemban tugas sebagai qowwam sebaik-baiknya.

•┈┈┈◎❅❀❦🌸❦❀❅◎┈┈┈•

Dt Aqiqah melayani pemesanan Aqiqah untuk aqiqah bandung raya, Aqiqah kota bandung, aqiqah kota cimahi, aqiqah bandung barat, aqiqah bandung timur, siap antar sampai lokasi dan Gratis Ongkir untuk wilayah tertentu

Informasi layanan AQIQAH hubungi kami :

CS. 1 : 0813-1300-5300

CS. 2 : 081-313-488-488

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *