Mengenalkan Anak Adab Ketika Mendengar Azan | DT AQIQAH Bandung

Mengenalkan Anak Adab Ketika Mendengar Azan

Ayah dan Bunda, sudah tahu tentang 5 amalan yang sebaiknya kita lakukan saat mendengar azan? Lima amalan ini telah dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, setiap kali Beliau tengah mendengarkan azan. Sebagai umat Islam, sudah tentu kita dianjurkan untuk mengikuti sunnah yang telah dicontohkan Rasul kita, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam. Lantas, apa saja 5 amalan tersebut? Berikut adalah adab ketika mendengarkan azan.

1. Menjawab Azan
Saat kita membawa si kecil ikut ke dalam masjid lakukan sunnah menjawab azan bersamanya. Kita disunnahkan mengucapkan sebagaimana yang diucapkan muadzin, kecuali saat muadzin mengucapkan Hayya ‘ala as-Shalah dan Hayya ‘alal-falah, maka ucapkan La haula walaquwwata illa billah.
إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ الْمُؤَذِّنُ
Artinya: “Jika kalian mendengarkan azan, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh
muazin”. (HR. Bukhari no. 611)

2. Membaca Shalawat
Selepas azan selesai maka bershalawatlah kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
Allahumma sholli ‘ala Muhammad atau membaca shalawat ibrahimiyyah seperti yang dibaca saat tasyahud.
إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ، ثُمَّ صَلُّوْا عَلَيَّ،
Jika kalian mendengar muadzin mengumandangkan azan, maka ucapkanlah seperti apa yang dia ucapkan kemudian bacalah shalawat untukku”. (HR Muslim no.384)

3. Meminta Wasilah dan Keutamaan Bagi Rasulullah SAW
Baca juga doa selepas panggilan shalat usai berkumandang: Allahumma rabba hadzihid-da’watit-tammah, was-shalatil-qa-imah, ‘ati Muhammadanil-wasilata wal-fadhilah, wab’atshu maqamam-mahmudanil ladzi wa’adtah.
Kelak orang-orang yang selalu mengamalkan doa ini selepas azan berkumandang, maka ia akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di akhirat.
مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِى وَعَدْتَهُ ،
حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa mengucapkan setelah mendengar adzan ‘allahumma robba hadzihid da’watit taammah wash sholatil qoo-imah, aati Muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda alladzi wa ‘adtah’.
[Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid), salat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia). Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisamenempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya], maka dia akan mendapatkan syafaatku kelak.” (HR.Bukhari no. 614)

Baca Juga Doa Ini Agar Mendapatkan Ampunan
Baca doa ini selepas azan berkumandang agar kita meraih ampunan di sisi Allah Ta’ala:
Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa.
مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً وَبِالإِسْلاَمِ
دِينًا. غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ

“Siapa yang mengucapkan setelah mendengar azan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa.
Artinya: aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.” (HR. Muslim no. 386).

Panjatkan Doa Untuk Meminta Hal yang Sedang Diinginkan
Jika ada sesuatu yang sedang kita inginkan maka berdoa lah di waktu selepas azan hingga menuju iqamat. Sebab itulah salah satu waktu terbaik untuk mengirimkan doa. Jadi, gunakan waktu-waktu ini sebaik mungkin untuk memanjatkan doa terbaik kita.
اَلدُّعَاءُ لاَيُرَدُّ بَيْنَ اْلأَذَانِ وَاْلإِقَامَةِ.
“Doa antara azan dan iqamat tidak ditolak.” [HR. Abu Dawud no. 489]

Sahabat Abiummi, setelah mengetahui amalan ketika mendengarkan azan ada baiknya kita megamalkannya secara rutin dan istiqamah. Tetap semangat untuk mencontohkan sunnah-sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari kita kepada anak-anak, agar kelak seiring berjalan waktu dan bertambah usianya, mereka pun akan lebih mudah ikut menjalankan sunnah.

Sumber : generasibaca.parentingislam

WA ADmin : bit.ly/InfoPaket-DT-AQIQAH

Instagram DT AQIQAH

Facebook DT AQIQAH

Youtube DT AQIQAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *