LEMAH LEMBUT DAN BERKASIH SAYANG | Daarut Tauhiid AQIQAH |DT AQIQAH Bandung

LEMAH LEMBUT DAN BERKASIH SAYANG

tempat aqiqah dibandung, jasa aqiqah di bandung, rumah aqiqah di bandung,
layanan aqiqah di bandung, rekomendasi tempat aqiqah di bandung, paket aqiqah murah di bandung,
layanan domba aqiqah di bandung, harga paket aqiqah di bandung

Diantara hal yang menjadi pilar dalam pendidikan anak adalah berlemah lembut dan ramah kepada anak-anak, berinteraksi dengan kasih sayang dan penuh dengan kebaikan, serta mewaspadai dan menjauhid sifat kasar, keras dan sesuatu yang yang tak beradab. Sesunggunya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya lemah lembut (kasih sayang) itu tidak akan berada pada sesuatu melainkan ia akan menghiasinya (dengan kebaikan). Sebaliknya, jika lemah lembut (kasih sayang) itu dicabut dari sesuatu, melainkan ia akan membuatnya menjadi buruk.”

Kasih sayang dan kelemahlembutan ini, yang harus dimiliki oleh segenap orang tua sejak masa kecil dan belianya anak-anak mereka. Sesungguhya sikap ini merupakan sebab dekatnya orang tua dan anaknya; sebab munculnya rasa cinta dan mudahnya memasukkan nilai kebaikan dan memberi nasehat pada anak. Yang demikian merupakan respon dan penerimaannya dari sikap orang tuanya. Sungguh, keterangan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan tentang poin ini teramat banyak. Terdapat hadits dari Abu hurairah radhiyallah ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencium Hasan bin ‘Ali radhiyallahu ‘anhuma. Al Aqra’ bin Haabis yang sedang duduk di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al Aqra mengatakan, “Sungguh aku memliki 10 anak laki-laki. Tak ada satupun yang pernah aku cium sebaliknya.” Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda,
“Barangsiapa yang tidak mengasihi maka tidak akan dikasihi.”

Dari ummul mu’minin, Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menuturkan, “Seorang Arab badui datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas berkata, ‘Kalian menciumi anak-anak kalian, padahal kami tidak pernah menciumi anakanak kami’” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda,
“Apakah aku memiliki apa yang telah Allah hilangkan dari hatimu berupa sikap kasih sayang?”

Sumber : Kitab Rakaiz Fii Tarbiyatil Abna

 

Instagram DT AQIQAH

Facebook DT AQIQAH

Youtube DT AQIQAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *