Ibu sebagai Rumah bagi Suami dan Anak-Anaknya | DT AQIQAH Daarut Tauhiid

Ibu sebagai rumah bagi Suami dan anak-anak nya

Wanita dalam pandangan Islam menempati posisi yang terhormat. Islam terkadang berbicara tentang wanita dalam dua pandangan, yakni sesuai kodratnya (misalnya haid, mengandung, melahirkan, dan menyusui) dan sebagai manusia ciptaan Allah SWT (misalnya shalat, zakat, haji, berakhlak mulia, dsb).

Kedua pandangan tersebut bertujuan untuk mengarahkan wanita menjadi manusia mulia.

Derajat tinggi yang dimiliki oleh wanita membuatnya menjadi rumah pulang yang nyaman bagi suami dan anak-anak nya. Dengan demikian, kehidupan keluarga nya akan menjadi lebih baik, menghindarkan mereka dari hal-hal yang tidak baik dan orang yang paling bisa di percaya dalam segala hal.

Dalam hal ini, rumah pulang berarti tempat yang paling nyaman dan dirindukan oleh anggota keluarga. Pengertian tersebut sesuai dengan pengertian rumah secara harfiah yang menjadi kebaikan bagi keluarga.

Maka dari itu, jadilah sebagai rumah pulang yang memenuhi kriteria kenyamanan bagi penghuninya sebagaimana kriteria-kriteria berikut :

1️⃣ Menjadi seseorang yang paling mengerti.

Agar menjadi istri dan ibu yang paling mengerti segala kebutuhan anak dan suami, maka harus menajamkan empati diri, lebih pengertian dan perhatian. Untuk itu, dibutuhkan kebijaksanaan tingkat tinggi serta pengorbanan dalam upaya mewujudkannya.

2️⃣ Menjadi yang paling mencintai.

Cinta yang dimiliki seorang istri dan ibu kepada keluarga nya harus sudah tidak bisa diukur lagi kedalamannya. Sebab, saat seseorang telah mencapainya, ia tidak lagi mementingkan dirinya, tetapi mementingkan orang-orang yang dicintainya. Cinta yang tulus yang membuat suami dan anak-anak menjadi pulang ke rumah.

3️⃣ Menjadi seseorang yang paling dihormati.

Tips agar dihormati :

1. Selalu gunakan perkataan yang baik dan lemah lembut.

2. Jangan keluyuran, apalagi mengabaikan tanggung jawab terhadap rumah.

3. Menutup aurat dan menjauhkan diri dari sifat-sifat tercela.

4. Rajin beribadah kepada Allah SWT.

5. Mengurusi keluarga dengan baik dan memasak untuk mereka.

6. Selalu bersikap ramah kepada suami dan anak, serta orang-orang yang mereka sayangi.

4️⃣ Menjadi seseorang yang paling dirindui

Suami dan anak-anak nya akan merindukan rumah karena ada seorang wanita untuk menjadi tempat mencurahkan masalah, kemanjaan dan pengajaran terbaik untuk anak-anak nya.

5️⃣ Menjadi seseorang yang paling dikagumi

Upaya seorang istri dan ibu untuk menjadi seseorang yang lebih baik tentu tidak akan sia-sia. Sebab, kemauannya untuk belajar akan membuatnya menjadi insan yang rendah hati, sedangkan proses belajar tersebut akan membuatnya menjadi orang yang berilmu dan dikagumi oleh suami dan anak-anak nya.

6️⃣ Menjadi seseorang yang paling melindungi dan dilindungi

Pengorbanan seorang istri dan ibu untuk suami dan anak-anak nya telah menobatkan dirinya sebagai orang yang paling melindungi dan harus dilindungi. Sebab, segala hal yang dilakukan dengan hati yang tulus akan membuahkan hasil terbaik. Sehingga, anak dan suami yang telah ia lindungi akan berbalik melindunginya. Mereka tidak akan membiarkan air mata kesedihan mengalir di pipi si ibu.

7️⃣ Menjadi tempat untuk segala keluh kesah

Sebagai tempat berkeluh kesah, maka harus mempersiapkan hati dan fikiran positif. Dengan begitu, mereka akan selalu merindui Istri/ibu dan hanya kembali ke rumah agar berjalan dalam jalan kebenaran. Disamping itu, akan mandapatkan pahala dari Allah SWT atas upaya menghindari suami dan anak-anak dari dosa.

Dikutip dari buku “Selamatkan Suami dan Anak-anak mu dari Api Neraka!”

Penulis Aisyah Mastura Jingga.

Dt Aqiqah melayani pemesanan Aqiqah untuk aqiqah bandung raya, Aqiqah kota bandung, aqiqah kota cimahi, aqiqah bandung barat, aqiqah bandung timur, siap antar sampai lokasi dan Gratis Ongkir untuk wilayah tertentu

Informasi layanan AQIQAH hubungi kami :

CS. 1 : 0813-1300-5300

CS. 2 : 081-313-488-488

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *