BEBERAPA HEWAN TUNGGANGAN RASULULLAH SAW | DT AQIQAH Bandung

BEBERAPA HEWAN TUNGGANGAN RASULULLAH SAW

aqiqah bandung murah, harga aqiqah bandung, souvenir aqiqah, dekorasi aqiqah,
aqiqah di bandung, aqiqah di bandung timur, aqiqah di bandung barat, paket aqiqah di bandung,
jasa aqiqah di bandung, domba aqiqah di bandung, layanan aqiqah di bandung,
harga aqiqah di bandung

1. Kuda
Kuda pertama yang dimiliki Rasulullah SAW bernama as-Sakb. Beliau membelinya dari seorang Arab Baduwi dari Bani Fazarah seharga 10 uqiyah (mata uang zaman dahulu). Saat dimiliki penjualnya, ia bernama ad Dharis, lalu oleh Rasulullah saw diganti dengan as-Sakb. Kuda tersebut memiliki warna putih di kaki dan kepalanya sebelah kanan. Itu adalah kuda pertama Rasulullah saw yang digunakan di medan perang.Ia memiliki pakaian dari kulit. Suatu saat Rasulullah saw lomba pacuan kuda, dan beliau mengendarainya lalu beliau menang. Karena itu beliau senang padanya.

 Al Murtajaz. Rasulullah saw membelinya dari seorang Arab Baduwi yang disaksikan oleh Khuzaimah bin Tsabit. Baduwi tersebut dari Bani Murrah. Sahl bin Saad as Saidi berkata:“Rasulullah saw memiliki tiga ekor kuda yang kupelihara, yaitu: Lizaz, Dharib, dan Luhaif. Adapun Lizaz adalah hadiah dari al Muqoiqis; sedangkan Luhaif hadiah dari Rabiah bin Abi Bara, yang dibalas Rasulullah saw dengan beberapa baju kulit dari Bani Kilab; dan Dharib adalah hadiah dari Farwah bin Amr al Judzami.

 Al Wardu. Ini adalah hadiah dari Tamim ad Dari. Lalu diberikan kepada Umar. Beberapa saat kemudian oleh Umar kuda tersebut dijual.
” Umar bin Khattab telah mewajibkan penduduk Syam supaya mengajar anak-anak kamu berenang, memanah, dan menunggang kuda.”
Dalil itu kerap disandarkan pada Imam Bukhari dan Imam Muslim, sehingga seolah-olah shahih. Padahal, jika dilihat dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, dalil tidak ditemukan.

Dalil itu ternyata tercantum dalam kitab Kanzul Umal fi Sunanil Aqwali wal Af’al karya
‘Alauddin Ali bin Hisamuddin Al-Hindi dan kitab Jamiul Ahadits karya Imam As-Suyuthi. Dalil uty masuk kategori mauquf, artinya hanya sampai kepada sahabat, tidak menyambung hingga Rasulullah Muhammad SAW.
Artinya, amalan yang tercantum dalam dalil yang bersangkutan tidak dihukumi wajib. Pada hakikatnya, dalil mauquf merupakan perkataan atau amal saleh sahabat sampai ditemukan dalil lain yang benar-benar shahih.

2. Bagal dan Himar
Disamping kuda, Rasulullah saw memiliki bagal yang beliau kendarai saat bepergian. Rasulullah saw biasa menumbuk gandum sebagai makanan bagal tersebut.Bagal yang bernama Duldul tersebut masih hidup sepeninggal Rasulullah saw, hingga tanggal gigi-giginya.Hingga akhirnya ia meninggal di Yanbu’. Adapun Himar Rasulullah saw yang bernama Ufair meninggal saat haji Wada’.

3. Unta perahan
Rasulullah saw juga memiliki 20 Unta perahan yang dibiarkan berkeliaran di hutan. Setiap malam diperah susunya hingga terkumpul 2 geriba (tempat susu dari kulit) yang besar. Diantara unta-unta tersebut ada beberapa unta yang deras susunya, yaitu: al-Hanna, as-Samra’, al-Urais, as-Sa’diyah, al-Baghum, al- Yasirah, dan ar-Rayya. Ada unta yang bernama Burdah, hadiah dari ad-Dahhak bin Sofyan, yang juga deras perahan susunya. Adapula yang bernama Mahrah dan as-Saqra’ merupakan kiriman dari Sa’d bin Ubadah. Dua unta tersebut adalah kendaraan terbagus dari Bani Uqail.
Adapula yang bernama al’Adhba’ yang dibeli oleh Abu Bakar dari Bani Harisy seharga 800 dirham. Lalu oleh Rasulullah saw dibeli dengan 400 dirham. Unta tersebut dikendarai saat hijrah ke Madinah. Saat beliau tiba di Madinah, unta itu merupakan tunggangan yang terbaik. Itulah yang disebut al-Qoswa, terkadang disebut al-Jad’a. Karena menyusahkan kaum muslimin, maka diikat agar tidak berontak lari.

4. Kambing
Rasulullah saw memiliki tujuh ekor kambing pemberian orang, yang bernama: Ujrah, Zamzam, Suqya, Barakah, Warsah, Athlal, dan Athraf. Disamping itu beliau memiliki 100 ekor kambing yang lain.

Sumber : Buku Sejarah Rasulullah Oleh Al-Hafiz Abdul Ghani bin Abdul Wahid Al-Maqdisy

WA ADmin : bit.ly/InfoPaket-DT-AQIQAH

Instagram DT AQIQAH

Facebook DT AQIQAH

Youtube DT AQIQAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *